nyamuk

Alasan Nyamuk Menjadi Serangga Paling Berbahaya

Kopi-Paste.Nih – Paling sebal kalau sedang tidur tiba-tiba ada nyamuk yang berseliweran tanpa permisi di dekat telinga kita, pastinya akan membuat tidur menjadi tidak nyenyak dan bikin kesel. Nah Nyamuk bukan cuma mengganggu, tapi hewan kecil ini juga pembunuh yang berbahaya. Hanya dengan satu gigitan ia bisa menularkan penyakit yang mematikan. Pemberantasan nyamuk juga tidak mudah karena ia mudah berkembang biak.

Karena itu tak mengherankan jika untuk Hari Kesehatan Sedunia 7 April 2014, WHO dan Kementrian Kesehatan mencanangkan upaya pencegahan nyamuk vektor. WHO meluncurkan slogan “gigitan kecil, ancaman besar” (small bite, big threat) untuk mengetuk kesadaran banyak orang akan bahaya nyamuk.

Berikut adalah 10 alasan ilmiah mengapa nyamuk merupakan serangga berbahaya.

1. Nyamuk menyebabkan 40 persen wilayah di dunia beresiko tinggi terkena demam berdarah. Sekitar 50-100 juta orang di dunia menderita demam dengue setiap tahunnya. Meski tidak selalu fatal, tapi penyakit ini merupakan salah satu penyebab kematian anak di Amerika Latin dan Asia.

Penyakit demam berdarah bisa membuat seseorang mengalami perdarahan yang berbahaya. Sayangnya hingga saat ini belum ada pengobatan dan vaksin untuk mencegah penularan penyakit ini.

2. Menyebarkan demam kuning
Demam kuning (yellow fever) diderita sekitar 200.000 orang setiap tahunnya dan membunuh 30.000. Penyakit ini ditularkan akibat gigitan nyamuk dan belum ada obatnya. Setelah beberapa waktu menderita sakit parah, sebagian besar pasien akan pulih tetapi 15 persen di antaranya memasuki fase toksik, yakni perdarahan dan organ-organ gagal berfungsi.

Kasus demam kuning meningkat pesat sejak tahun 1980-an karena penurunan kekebalan tubuh manusia, penggundulan hutan, perubahan iklim, dan peningkatkan perpindahan manusia. Saat ini sudah tersedia vaksin ini dan beberapa negara mewajibkan para pelancong memasuki negaranya setelah disuntik vaksin ini.

3. Demam chikungunya
Gigitan nyamuk juga bisa menyebabkan seseorang menderita demam chikungunya. Kata “chikungunya” berasal dari bahasa Tanzania yang berarti “mengerut”, merujuk pada nyeri persendian parah. Manusia hanya memiliki kekebalan sedikit terhadap penyakit ini sehingga nyamuk bisa menyebarkan virus ini dengan cepat.

4. Penyakitnya mudah disebarkan
Setiap orang yang terinfeksi virus akibat gigitan nyamuk bisa membawa virus ini ke negara lain. Pada tahun 2007, seorang pria Italia kembali ke negaranya setelah berlibur ke India. Tanpa disadarinya ia sudah digigit oleh nyamuk yang membawa virus chikungunya. Setelah kembali ke rumah ia mengunjungi sepupunya dan 3 bulan kemudian lebih dari 200 orang terinfeksi penyakit chikungunya.

5. Menyebarkan West Nile Virus
Meski penyakit west nile dibawa oleh burung, tetapi manusia juga bisa tertular, terutama dari nyamuk yang menggigit burung pembawa virus. Kebanyakan orang yang terinfeksi tidak menunjukkan gejala, tapi 20 persen mengalami demam disertai sakit kepala, nyeri pada tubuh, persendian, mual, dan diare. Sekitar 1 dari 150 orang bahkan mengalami west nile meningitis yang bisa mematikan.

Kompas/Agus SusantoPekerja melakukan pengasapan untuk mencegah penyakit demam berdarah dengue

6. Memilih targetnya
Ada sebagian orang yang memang menjadi sasaran gigitan nyamuk. Nyamuk memang tertarik oleh bau bakteri yang hidup di kulit manusia.

7. Menyebabkan cacat permanen
Lymphatic filariasis adalah penyakit tropis yang mulai dilupakan karena sudah jarang. Penyakit ini sebenarnya sudah menginfeksi 120 juta orang dan sepertiga diantaranya mengalami kecacatan.

Nyamuk menyebarkan parasit berukuran sangat kecil pada manusia lalu kemudian menjadi lymphatif perlahan-lahan selama 8 tahun. Parasit ini merusak sistem imun dan ginjal dan bisa menyebabkan bengkak pada tangan, kaki, dan organ genital.

8. Menyebarkan penyakit fatal pada anak
Japanese encephalitis adalah penyakit lain yang disebarkan nyamuk pada manusia. Meski demikian manusia tidak bisa menularkan penyakit ini. Penyakit ini sudah membunuh sekitar 10.000 orang dalam setahun, terutama anak-anak balita. Meski tidak ada obat untuk penyakit ini tapi tersedia vaksin yang efektif.

9. Menyebarkan malaria
Antara tahun 2000 dan 2012 terdapat penurunan kematian akibat malaria sampai 42 persen secara global. Meski begitu, di tahun 2012 saja diperkirakan 627.000 orang meninggal akibat malaria dan jumlah total orang yang terinfeksi penyakit ini mencapai 207 juta.

10. Sulit diberantas
Nyamuk tidak perlu prasyarat banyak untuk hidup. Mereka hanya perlu wadah dan sedikit air untuk berkembang biak. Mereka juga semakin kebal pada insektisida yang biasa kita pakai dan cepat berpindah tempat.

Kemudian jika bertanya jenis nyamuk yang berbahaya maka berikut listnya loh :

Nyamuk ANOPHELES

Jenis Nyamuk Berbahaya - wartainfo.com

Sering orang mengenalnya sebagai salah satu jenis nyamuk yang menyebabkan penyakit malaria. “Nyamuk malaria banyak terdapat di rawa-rawa, saluran-saluran air, dan permukaan air yang terekspos sinar matahari. Ia bertelur di permukaan air.Nyamuk ini hinggap dengan posisi menukik atau membentuk sudut. Sering hinggap di dinding rumah atau kandang. Warnanya bermacam-macam, ada yang hitam, ada pula yang kakinya berbercak-bercak putih. Waktu menggigit biasanya dilakukan malam hari.

Banyak jenis nyamuk Anopheles yang bisa menyebabkan penyakit malaria. Ada Anopheles sundaicus yang banyak terdapat di air payau, seperti di Kepulauan Seribu. Nyamuk ini berkembang biak di lingkungan yang banyak ditumbuhi ganggang. Ia akan meletakkan telurnya di ganggang hijau yang banyak reniknya, sehingga begitu menetas, jentiknya langsung mendapat makanan renik yang hidup di antara ganggang tersebut.Ada lagi Anopheles maculatus dan Anopheles balabacensis yang banyak terdapat di perbukitan, seperti di Bukit Manoreh, Yogyakarta. Biasanya nyamuk ini bertelur di mata air, di air rembesan, atau di sungai yang tak deras airnya, seperti di antara bebatuan sungai. Ada lagi Anopheles aconitus yang banyak hidup di daerah pesawahan atau saluran-saluran air yang ada rumputnya. Selain yang sudah disebutkan, masih banyak lagi jenis Anopheles lainnya. Menurut Soeroto ada sekitar 70 jenis nyamuk ini.Penyakit malaria yang ditimbulkan pun jenisnya bermacam-macam, tergantung jenis parasitnya. Semisal, ada malaria falsiparum, vivak, ovale, dan malariae. Selain itu, nyamuk Anopheles bisa juga menyebabkan penyakit kaki gajah.

Nyamuk AEDES AEGYPTI 

Jenis Nyamuk Berbahaya - wartainfo.com

Nyamuk inilah yang menyebabkan penyakit demam berdarah. Pada tubuhnya tampak bercak hitam-putih. Bila dilihat dengan kaca pembesar, di sisi kanan-kiri punggungnya tampak gambar dua buah arit berwarna putih. Paling sering hinggap di baju-baju yang menggantung dan berada di tempat-tempat gelap, seperti di bawah tempat tidur. Selain juga suka bertelur di air yang bersih, seperti di tempayan, bak mandi, vas bunga, dan lainnya. Ia bertelur dan menetas di dinding bejana air. Telur atau jentik nyamuknya bisa bertahan selama 2-3 bulan.

Nyamuk ini menggigit di pagi dan sore hari, antara pukul 08.00 – 12.00 dan 15.00 – 17.00. Bila nyamuk ini sudah menggigit orang atau binatang, pada hari ketiga nyamuk tersebut akan bertelur, dan dua hari kemudian menetas. Setelah 8 hari, jentik tersebut sudah jadi nyamuk. Selama itu, 2 hari sekali nyamuk bertelur, sehingga si betina akan mencari darah lagi. Jadi, kalau nyamuk itu menggigit seorang penderita demam berdarah, maka kurang lebih dalam 10 hari nyamuk tersebut sudah infektif atau mengandung virus demam berdarah. Bila menggigit orang, virusnya akan masuk ke tubuh orang yang digigit. Virus demam berdarah akan ada selama nyamuk itu hidup. Karena setiap 2 hari sekali dia menggigit, maka virusnya bisa masuk ke orang lain lagi. Demikian terus penyebarannya.Menurut Soeroto, paling jauh nyamuk ini terbang dalam radius kurang lebih 50-100 meter ke kanan-kiri sekitar rumah. Jadi telur nyamuk demam berdarah bisa berada sekitar itu. “Oleh karena itu, bila sudah ada kasus demam berdarah di sekitar rumah kita, segeralah dilakukan pengasapan. Maksudnya, untuk membunuh nyamuk yang mengandung virus/nyamuk yang infektif, supaya tak ada penularan demam berdarah.

Nyamuk AEDES ALBOPICTUS

Jenis Nyamuk Berbahaya - wartainfo.com

Spesies ini juga bisa menularkan demam berdarah. Nyamuk ini biasanya banyak terdapat di kebun atau di halaman rumah. Cirinya hampir sama dengan Aedes aegypti, yaitu bercak-bercak putih di badan. Bila dilihat dengan kaca pembesar tampak di median punggungnya ada garis putih.Waktu menggigitnya pun sama dengan Aedes aegypti, yaitu di pagi dan sore hari. Bertelurnya di air tergenang, misalnya pada kaleng-kaleng bekas yang menampung air hujan di halaman rumah. Pada musim penghujan, nyamuk ini banyak terdapat di kebun atau halaman rumah karena di situ terdapat banyak tempat yang terisi air.

Nyamuk CULEX FATIQANS 

Jenis Nyamuk Berbahaya - wartainfo.com

Nyamuk rumah ini menggigit di malam hari. Hinggapnya di mana saja, entah itu di pakaian yang tergantung maupun di dinding rumah. Warna nyamuknya bermacam-macam, ada yang hitam, ada juga yang cokelat. Telurnya mengelompok, seperti membentuk rakit. Jentiknya menggantung di air. Ciri nyamuk ini, saat hinggap posisi tubuhnya tidak menukik tapi mendatar.

Ia lebih banyak ditemui di air keruh atau tempat yang banyak mengandung material organik atau bahan makanan, seperti di got. Nyamuk ini bisa menjadi perantara penyakit kaki gajah atau filariasis. Penyakit ini penyebabnya adalah cacing Wuchereria bancrofti yang berada dalam darah seorang penderita. Bila nyamuk mengisap darah penderita yang mengandung bibit filariasis, maka cacing dari penderita tersebut bisa terbawa dan ditularkan pada orang lain lewat gigitannya
demikianlah beberapa hal yang harus diwaspadai dari nyamuk yang suka mengganggu kita tidur 😀
sumber : berbagai artikel
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s