Rusak Sudah Karena JNE

JNE Jasa Pengiriman Yang Tidak Bertanggung Jawab

Pada 05 July 2015 lalu salah satu brand kue “Cascalecake” yang ingin mengirimkan pesanan kepada pelanggannya yang berada di aceh dan surabaya menggunakan jasa pengiriman JNE. Pada saat datang ke outlet JNE pada hari itu dengan harapan agar kue ini dapat segera diterima oleh pelanggan cascalecake di aceh dan surabaya, harapan bahwa perkembangan bisnis kue ini akan semakin menarik ke depannya. Pasar mulai terbuka untuk seluruh Indonesia, bangga donk pastinya.

Bagaimana produk bisa selamat jika prosesnya seperti ini
Bagaimana produk bisa selamat jika prosesnya seperti ini

Pada saat bertemu dengan customer service JNE ditanya ingin mengirimkan apa? Makanan, oke pak ini kerusakan tidak di tanggung oleh JNE ya, saya pikir kerusakan apa yang akan terjadi, di dalam pikiran saya waktu itu adalah kerusakan dus yang robek atau apalah.. baiklah dengan lugu saya jawab. Transaksi pun terjadi dengan biaya yang dapat dikatakan tidak cukup murah untuk surabaya dikenakan biaya 38.000 sedangkan untuk ke aceh dikenakan biaya 128.000 wow mahal sekali biaya pengirimannya. Namun dengan kebanggaan bahwa kue akan hadir tepat waktu dan selamat sampai tujuan pun menjadi semangat, karena pasar diwilayah tersebut akan semakin terbuka lebar.

Impian pun menjadi sebuah kenyataan pahit, 2 hari kemudian kue yang dikirimkan ke surabaya telah diterima dan pelanggannya memberikan informasi bahwa kue yang dikirimkan mengalami kerusakan yang sangat fatal, saya pun terkaget-kaget, apa rusak mengalami kerusakan seperti apa? bisa tolong dikirimkan fotonya, akhirnya diskusi pun melalui whatsapp seperti terlihat dibawah ini

JNE Pengiriman Menghancurkan Cheese Stick
JNE Pengiriman Menghancurkan Cheese Stick

Setelah di rapihkan hasilnya akan seperti sebuah remukan yang sangat memalukan, kue ku pun menjadi cemilan remukan yang sangat mengecewakan buat pelanggan

Gara-Gara JNE Jadi seperti ini
Gara-Gara JNE Jadi seperti ini

Hancur sudah harapan memberikan kesan pertama yang mempesona kepada pelanggan ku yang ada di surabaya dan aceh, branding yang sedang ku ciptakan sekarang mengalami tantangan dalam pengirimannya yang tidak bisa mengandalkan JNE sebagai solusi pengiriman yang bertanggung jawab.

Dalam proses pengiriman padahal sudah diberikan informasi barang pecah belah, atau  Fragile atau RINGKIH/mudah pecah, atau dituliskan Jangan DI Banting, namun sepertinya SOP dalam proses pengiriman yang dilakukan oleh JNE dan Team sepertinya tidak memperdulikan hal tersebut, yang penting barang terkirim dan sampai tujuan, kalo rusak yang bukan tanggung jawab kami.

Ya ini pengalaman yang sangat mengecewakan, namun apa daya, mau komplen bagaimana pun juga tidak pernah ada tanggapan dari pihak JNE (baru lewat twitter sih). Bagi pengusaha kecil dan menengah seperti saya ini jasa pengiriman yang seharusnya dapat membantu meningkatkan bisnis saya bisa-bisa gulung tikar ini sih 🙂 solusi pengepakan bagaimana lagi yang harus dilakukan.

  1. Jika menggunakan packing kayu, maka biaya akan semakin mahal dan pelanggan tentu saja akan merasa keberatan karena biaya kirim menjadi lebih mahal dibandingkan nilai produk.
  2. Jika menggunakan Seorofom, mungkin kemasan tidak rusak, namun kuenya tetap saja hancur karena proses pengirimannya tidak berhati-hati

Bagaimana pun juga pengguna jasa hanya membayar tidak boleh komplen dan teriak mengalami kerugian.ya Inilah wajah pelayanan bisnis JNE menurut pribadi saya.

Sumber : Korban pengiriman menggunakan JNE yang dikomplen pelanggan 😀

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s